slider img

WEBSITE IAIN TERNATE

Selamat datang di website IAIN Ternate, pusat informasi berita dan kegiatan serta pengumuman berkaitan dengan Institut Agama Islam Negeri Ternate

slider img
slider img
blgo image

PRODI TADRIS BIOLOGI IAIN TERNATE, EDUKASI PEDULI LINGKUNGAN

  • By: Ocha
  • Rabu, 17/11/21 | 16:27:06

IAIN Ternate,  Program Studi Tadris Biologi  Institut Agama Islam Negeri Ternate, meluncurkan program edukasi secara online dengan mengangkat tema Ekoenzym: Menyelamatkan Bumi dari Dapur,  sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Wakil Dekan Bidang Administrasi dan Keuangan dalam sambutannya mewakili Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, menyampaikan kepedulian terhadap lingkungan perlu di lakukan mulai dari lingkungan sekitar kita, pengelolaan yang baik akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

 “Kepedulian terhadap lingkungan perlu dilakukan mulai dari lingkungan sekitar kita, pengelolaan yang baik akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, kita ketahui bersama produksi sampah di rumah atau di lingkungan sekitar kita begitu banyak, nah bagaimana caranya agar sampah-sampah ini bisa di kelola dengan baik agar menjadi sesuatu yang bermanfaat” ujarnya

Beliau juga berharap kegiatan edukasi ini dapat berlanjut, begitujuga dengan program-program studi lain untuk melakukan hal yang sama

Pada kegiatan Webinar ini menghadirkan pakar dibidangnya yakni  Siska Alicia Farma, S.Pd,M. Biomed, Dosen Biologi FMIPA Universitas Negeri Padang dan Dr. Sukardi Abbas, M. Pd.Si, Dosen Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguran IAIN Ternate, penggiat ekonenzym dan juga pemerhati lingkungan.

Keduannya sama-sama  sepakat bahwa pemanfaatan  bahan tak terpakai untuk menjadi  sesuatu yang lebih bermanfaat dan bahkan bisa bernilai ekonomi  untuk menunjang perekonomian keluarga.

Siska, yang juga penggiat ekoenzym dalam menyampaikan materinya memaparkan bahwa pembuatan ekoenzym atau fermentasi dari sampah organik  hanya memerlukan bahan yang sederhana dan mudah didapat yakni  air, gula  dan buah atau sayur yang  tidak dipakai lagi dan ini banyak kita temui baik di tempat tinggal  atau dilingkungan sekitar. Pembuatan yang sederhana dan memakan waktu sekitar tiga bulan untuk masa panennya, dan  bisa dimanfaatkan.

Secara terpisah, Koordinator Progmam Studi Tadris Biologi Juniartin M.Si, menuturkan bahwa  kegiatan edukasi ini akan dilakukan secara berkala, dengan berbagai macam pokok bahasan.

“Kegiatan ini akan dilakukan secara berkala dengan berbagai macam pokok bahasan,. Dimasa pandemic Covid-19, kita tidak selamanya bisa bertemu langsung dengan masyarakat luas, makanya lewat media Zoom inilah kita mencoba memberikan edukasi dan kali ini mengangkat tema  ekoenzym, semoga saja ini bisa menambah wawasan sekaligus memberikan peluang kepada masyarakat bagaimana mengelola sesuatu yang sudah dianggap tak berguna menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai ekonomi” tuturnya menutup perbincangan.

Penulis: Ocha Humas IAIN Ternate

  • Share on :