• Institut Agama Islam Negeri Ternate Indonesia

Dibuka Rektor, PBAK IAIN Ternate 2025 Remi Digelar

Dibuka Rektor, PBAK IAIN Ternate 2025 Remi Digelar

 TERNATE -- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, Maluku Utara, resmi menggelar kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun 2025. 

Pelaksanaan PBAK berlangsung di auditorium IAIN Ternate, Rabu (25/8/2025), dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Ternate, Prof Dr Radjiman Ismail, M.Pd dan dihadiri oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan (AUAK) H Jamaluddin Bugis, S.Ag., M.Pd dan seluruh Dekan serta unsur pimpinan di IAIN Ternate. 

Selain dihadiri para pimpinan, pada acara pembukaan PBAK, terlihat semua pimpinan organisasi kemahasiswaan juga diundang. 

Sementara mahasiswa baru (MABA) yang mengikuti PBAK tercatat sebanyak  567 mahasiswa, sedangkan ratusan mahasiswa baru lainnya diketahui belum sempat mengikuti PBAK di hari pertama karena terlambat melakukan registrasi setelah membayar uang kuliah Tunggal (UKT). 

Jumlah MABA yang mengikuti PBAK hari pertama  terdiri dari fakultas tarbiyah dan ilmu keguruan (FTIK) sebanyak 293 mahasiswa, fakultas syariah 86 mahasiswa, faklultas ushuluddin adab dan dakwah (FUAD) 44 mahasiswa dan fakultas ekonomi dan bisnis Islam (FEBI) 144 mahasiswa. 

Jika PBAK tahun 2024 lalu mengusung tema tentang Memperkuat Keunggulan Islam Kepulauan dalam Bingkai Moderasi Beragama, Menuju Indonesia Emas 2045. Sementara PBAK 2025 bertajuk Mewujudkan Generasi Islam yang Moderat, Cerdas dan Ekoteologi. 

Rektor IAIN Ternate, Prof Radjiman Ismail meminta kepada mahasiswa baru untuk memanfaatkan kesempatan melanjutkan studi sebaik mungkin, agar menyelesaikan studi tepat waktu demi menghadirkan kebanggaan bagi orangtua. 

“Harus tanamkan niat menuntaskan pendidikan tepat waktu,” tuturnya. 

Mantan Dekan Fakultas Tarbiyah itu, mengharapkan kepada mahasiswa baru untuk mengusung semangat belajar, agar nantinya menjadi generasi unggul yang diandalkan untuk masa depan bangsa dan negara. 

Selain itu, dia juga berpesan bahwa mahasiswa sebagai generasi muda harus senantiasa menebar kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan demi kelestarian alam. 

“Mencintai alam dan menjaga kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama demi kelangsungan generasi kita ke depan,” tandasnya. 

Sekadar diketahui, pelaksanaan PBAK kali ini terlihat cukup berbeda dengan PBAK pada tahun-tahun sebelumnya, lantaran setiap mahasiwa diwajibkan membawa bibit pohon untuk ditanam di lingkungan kampus. (*)