Langsung ke konten
Jalan Lumba-Lumba, Kelurahan Dufa-Dufa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara [email protected]
IAIN Ternate Institut Agama Islam Negeri
Beranda Berita Dinilai Berhasil Berpartisipasi pada Pelak...
Dinilai Berhasil Berpartisipasi pada Pelaksanaan KKN Nusantara VI Tahun 2026, Ini Harapan Ketua LP2M IAIN Ternate

Dinilai Berhasil Berpartisipasi pada Pelaksanaan KKN Nusantara VI Tahun 2026, Ini Harapan Ketua LP2M IAIN Ternate

Keterangan FotoRabiul Nguna Nguna, mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Sukrian Tamrin, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Program Studi Manajemen Keuangan Syariah (MKS) melakukan foto bersama saat mengikuti kegiatan KKN Nusantara di  Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

TERNATE -- Prestasi yang diraih dua mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara VI tahun 2026 di desa Wantisari dan Desa Cibungur, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten dinilai sebagai keberhasilan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Ternate dalam berpartisipasi pada pelaksanaan KKN Nusantara.

Pasalnya, bukan sekadar mengirim mahasiswa untuk ikut kegiatan KKN Nusantara, melainkan proses rekrutmen mahasiswa sebagai peserta KKN Nusantara dilakukan secara ketat untuk memastikan mahasiswa benar-benar memberi yang terbaik pada kegiatan KKN akhirnya terwujud.

“Seleksi yang kami dilakukan indikatornya adalah prestasi akademik dan nonakademik, dan keaktifan organisasi, serta komitmen moderasi beragama maupun prestasi-prestasi yang mereka torehkan sepanjang berada di kampus,” terang ketua LP2M IAIN Ternate Dr Abd. Haris Abbas, S.Ag., M.H.I. saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (24/8/2026).

Karena dianggap berhasil, sehingga pada pelaksanaan kegiatan KKN Nusantara di tahun 2027 mendatang, pihaknya tetap selektif dalam menentukkan calon peserta KKN Nusantara.

Menurut dia, calon peserta KKN Nusantara diseleksi secara ketat dengan mengacu pada standar penilaian dari pusat, sehingga tidak sekadar mengikuti kegiatan, tapi melakukan yang terbaik sepanjang pelaksanaan kegiatan KKN.

Dia berharap, di tahun 2027 kondisi keuangan negara makin membaik, agar IAIN Ternate kembali memenuhi kuota 4 peserta KKN, yakni ada keterwakilan pada setiap fakultas.

“KKN Nusantara setiap tahun diagendakan 4 orang perwakilan dari 4 fakultas, namun terkait efisiensi anggaran, sehingga di tahun 2026 ini ditetapkan hanya 2 orang,” ujarnya.

Dia menjelaskan, keikutsertaan IAIN Ternate dalam KKN Nusantara PTKIN merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Program ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang memperkuat kompetensi akademik, kepemimpinan, moderasi beragama, kepedulian terhadap lingkungan, serta kemampuan mahasiswa membangun kolaborasi lintas budaya dan daerah.

“Semua mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk ikut kegiatan KKN Nusantara, sepanjang memenuhi persyaratan, yakni prestasi akademik dan nonakademik serta memenuhi kriteria penilaian lainnya yang ditetapkan oleh pusat,” ucapnya.

“Dan yang terpenting adalah faktor kesehatan, karena hal ini sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan kegiatan KKN,” tandasnya. (*) 
Bagikan Artikel